RSS

RPP NARASI PENDIKER PLPG

 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Sekolah                       : SMAN I Gondang Mojokerto

Kelas/Semester          : X/Satu

Mata Pelajaran          : Bahasa dan Sastra Indonesia

Alokasi Waktu           : 2 x 45 menit ( tiga pertemuan)

A. Standar Kompetensi

Menulis

10.4   Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif)

B. Kompetensi Dasar

10.4.1 Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu  dan tempat dalam bentuk paragraf naratif 

C. Indikator

Kognitif:

  1. Mengidentifikasi unsur-unsur paragraf naratif.

Psikomotor:

  1. Menulis kerangka paragraf berdasarkan  topik yang telah ditentukan.
  2. Mengembangkan  kerangka menjadi  paragraf   narasi.
  3. Menyimpulkan paragraf narasi  dengan pola urutan waktu dan tempat.

Afektif:

Perilaku Berkarakter

  1. Keseriusan mengerjakan tugas
  2. Bergiliran dan mematuhi aturan
  3.  Menjaga  etika dalam  berdiskusi
  4. Memberikan penilaian yang objektif terhadap hasil kerja teman.

Keterampilan Sosial

1. Berpendapat

2. Menjadi pendengar yang baik

3. Menjadi penilai yang objektif

D. Tujuan Pembelajaran

Kognitif:

  1. Ditampilkan tayangan naratif berpola urutan waktu dan tempat, siswa dapat mengidentifikasi karakteristik paragraf naratif  dengan  pola urutan waktu dan peristiwa.

Psikomotor:

  1. Setelah menyaksikan tayangan naratif, siswa  dapat menulis  kerangka paragraf berdasarkan  topik yang telah ditentukan sesuai  pola urutan  waktu dan tempat  dengan runtut.
  2. Berdasarkan kerangka yang telah dibuat, siswa  mengembangkan  kerangka menjadi  paragraf   narasi dengan tepat .
  3. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan,  siswa menyimpulkan bentuk paragraf narasi menggunakan pola urutan waktu dan tempat dengan tepat.

Afektif:

1. Perilaku Berkarakter

Terlibat dalam proses belajar mengajar yang berpusat pada siswa, sekurang-kurangnya siswa dinilai pengamat membuat kemajuan dalam menunjukkan perilaku berkarakter, meliputi: keseriusan mengerjakan tugas,  bergiliran dan mematuhi aturan, menjaga etika dalam  tata krama, serta memberikan penilaian yang objektif terhadap hasil kerja teman

2. Keterampilan Sosial

Terlibat dalam proses belajar mengajar yang berpusat pada siswa, sekurang-kurangnya siswa dinilai membuat kemajuan dalam menunjukkan keterampilan sosial, meliputi: berpendapat,  menjadi pendengar yang baik, menjadi penilai yang objektif.

E. Materi Pembelajaran:

  • Ciri-ciri/ karakteristik paragraf naratif.
  • Pola pengembangan paragraf naratif sesuai urutan waktu dan peristiwa.
  • Contoh paragraf narasi.
  • Kerangka karangan paragraf narasi.

Menulis Gagasan dengan Menggunakan Pola Urutan Waktu dan Tempat dalam Bentuk Paragraf Naratif.

Salah satu cara menuangkan gagasan, pengalaman, dan perasaan adalah dengan menulis. Melalui tulisan, kita mengungkapkan dan mengomunikasaikan apa saja yang ada dalam pikiran, perasaan, dan khayalan kita. Selain itu, tulisan juga dapat menjadi sarana membebaskan diri dari berbagai perasaan yang menghimpit pikiran dan perasaan. Banyak orang mengaku merasa lega setelahmencurahkan isi pikiran dan perasaannya dalam wujud catatan harian, puisi, lagu, surat, atau cerita pengalaman.

Namun tidak semua orang memiliki kemampuan menulis dengan baik. Oleh karena itu, salah satu dasar yang harus dimiliki adalah mengenal dan memahami pola-pola pengembangan paragraph. Ada lima jenis karangan dengan pola pengembangan yang berbeda-beda. Kelima jenis karangan tersebut, yaitu prosa naratif, prosa deskriptif, prosa ekspositif, prosa persuatif, dan prosa argumentatif.

Prosa naratif adalah suatu karangan yang isinya mengisahkan suatu peristiwa atau kejadian sehingga pembaca seakan-akan melihat dan megalami kejadian itu sendiri. Peristiwa yang dikisahkan dalam prosa narasi berupa serangkaian tindakan atau perbuatan yag memiliki hubungan kausalitas dan terikat oleh kesatuan ruang dan waktu.

Mengidentifikasi Ciri-ciri dan Struktur Prosa Naratif

Pola pengambangan paragraf naratif menggunakan urutan waktu dan tempat serta adanya serangkaian tindakan atau peristiwa yang berhubungan secara kausalitas. Selain itu, dalam prosa naratif, ada unsur tokoh atau pelaku yang mengalami atau melakukan perbuatan. Tokoh atau pelaku itu digambarkan memiliki karakter atau perwatakan yang jelas. Ada latar tempat, waktu, dan suasana yang menjadi ruang di mana peristiwa itu berlangsung. Peristiwa atau perbuatan membentuk suatu alur atau plot, yakni rangkaian kejadian yang memiliki hubungan sebab akibat. Di dalam alur cerita tersebut, ada bagian konflik, komplikasi, dan klimaks seperti yang ada dalam cerita. Dalam prosa naratif, penulis juga menggunakan sudut pandang cerita tertentu.

Prosa naratif cocok untuk menyampaikan sebuah pengalaman, mengisahkan suatu peristiwa, menceritakan proses kejadian, dan sebagainya. Agar dapat menulis dengan lancar dan sesuai dengan fakta yang ada, sebelum mengarang, penulis harus mengumpulkan bahan ceritanya. Bahan itu berupa peristiwa-peristiwa pokok dan penting serta catatan waktu dan tempat kejadiannya. Bahan-bahan tersebut harus disusun secara kronologis atau menurut urutan waktu kejadiannya.

(Bahasa Dan Sastra Indonesia, Alex:36-41)

F. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan Pertama

Kegiatan Awal (15 menit)

  1. Guru melakukan pengecekan persiapan belajar siswa, ruang belajar siswa, dan media yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar.
  2. Guru menyampaikan sebuah kalimat pancingan tentang cerita-cerita ringan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari,  misalnya dengan menceritakan tentang kisah-kisah lucu yang mengundang tawa.  Guru menegur siswa yang tidak mendengarkan penjelasan guru dalam rangka menumbuhkan tata krama dan kebiasaan mendengarkan orang lain.
  3. Tanya-jawab tentang sepenggal cerita yang telah disampaikan guru. Siswa dibiasakan bergiliran dan mematuhi aturan dalam merespon guru dan mengangkat tangan sebelum berbicara. Siswa diberi kesempatan untuk berpendapat dan bertanggung jawab. Lalu guru  melanjutkannya dengan menyampaikan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar.
  4. Guru memberikan wawasan tentang pentingnya kompetensi dasar ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti (70 menit)

  1. Siswa mempersiapkan diri untuk mengikuti tahap demi tahap kegiatan belajar mengajar. Guru menampilkan tayangan naratif melalui media ICT/LCD. Dalam tayangan itu ditampilkan salah satu bentuk cerita, misalnya saat terjadinya tsunami di suatu tempat, banyak korban nyawa dan harta benda sebagai akibatnya, termasuk rusaknya semua gedung dan tempat-tempat  layanan umum. Siswa berusaha menjadi pendengar yang baik.
  2. Siswa menyalin tayangan naratif tersebut dalam beberapa paragraf narasi dengan pola urutan waktu dan tempat.
  3. Siswa berusaha menjadi penilai yang objektif dengan menilai hasil kerja teman lain.
  4. Selain menilai hasil kerja milik teman, siswa harus memperbaiki kekurangan yang ada dalam hasil tulisannya.
  5. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, siswa menyimpulkan bentuk paragraf narasi dengan menggunakan pola urutan waktu dan peristiwa.

Kegiatan Akhir (5 menit)

  1. Siswa  membuat simpulan/ rangkuman hasil belajar.
  2. Guru memberikan tes untuk mengetahui daya serap materi yang baru saja dipelajari atau penguatan terhadap materi yang baru saja dipelajari.
  3. 3.        Guru memberikan tugas rumah untuk mencari tayangan naratif lain dan menyalinnya dalam bentuk paragraf narasi dengan pola urutan waktu dan peristiwa. Guru dan peserta didik melakukan refleksi: menyebutkan karakteristik/ciri-ciri paragraf narasi dengan pola urutan waktu dan tempat.

Pertemuan Kedua

Kegiatan Awal (15 menit)

  1. 1.      Guru melakukan pengecekan persiapan belajar siswa, ruang belajar siswa, dan media yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar.
  2. 2.      Guru menyampaikan sebuah kalimat pancingan tentang cerita-cerita ringan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari,  misalnya dengan menceritakan tentang kisah-kisah lucu yang mengundang tawa.  Guru menegur siswa yang tidak mendengarkan penjelasan guru dalam rangka menumbuhkan tata krama dan kebiasaan mendengarkan orang lain.
  3. 3.      Tanya-jawab tentang sepenggal cerita yang telah disampaikan guru. Siswa dibiasakan bergiliran dan mematuhi aturan dalam merespon guru dan mengangkat tangan sebelum berbicara. Siswa diberi kesempatan untuk berpendapat dan bertanggung jawab. Lalu guru  melanjutkannya dengan menyampaikan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar.
  4. 4.      Guru memberikan wawasan tentang pentingnya kompetensi dasar ini dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti (70 menit)

  1. Siswa mempersiapkan diri untuk mengikuti tahap demi tahap kegiatan belajar mengajar. Guru menampilkan tayangan naratif melalui media ICT/LCD. Dalam tayangan itu ditampilkan salah satu bentuk cerita, misalnya terjadinya perebutan minuman kaleng yang jatuh di jalan raya yang panas dan sangat terik. Perebutan itu terjadi antara sopir mobil pengangkut minuman kaleng dengan seekor kura-kura yang sangat kehausan di tepi jalan raya yang sepi. Siapakah pemenangnya? … Siswa berusaha menjadi pendengar yang baik.
  2. Siswa menyalin tayangan naratif tersebut dalam beberapa paragraf narasi dengan pola urutan waktu dan tempat.
  3. Siswa berusaha menjadi penilai yang objektif dengan menilai hasil kerja teman lain.
  4. Selain menilai hasil kerja milik teman, siswa harus memperbaiki kekurangan yang ada dalam hasil tulisannya.
  5. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, siswa menyimpulkan bentuk paragraf narasi dengan menggunakan pola urutan waktu dan peristiwa.

Kegiatan Akhir (5 menit)

  1. Siswa  membuat simpulan/ rangkuman hasil belajar .
  2. Guru memberikan tes untuk mengetahui daya serap materi yang baru saja dipelajari atau penguatan terhadap materi yang baru saja dipelajari.
  3. 3.      Guru memberikan tugas rumah untuk mencari tayangan naratif lain dan menyalinnya dalam bentuk paragraf narasi dengan pola urutan waktu dan peristiwa. Guru menginformasikan materi yang akan dibahas untuk pertemuan berikutnya. Guru dan peserta didik melakukan refleksi tentang pembelajaran yang telah berlangsung.

H. Sumber Pembelajaran dan Media/Alat

1. Sumber Pembelajaran

  1. Tayangan naratif(ICT/LCD)
  2. LK 1;
  3. LK 2;
  4. LP1;
  5. LP2;
  6. LP3;
  7. LP 4: Format Pengamatan Perilaku Berkarakter
  8. LP 5: Format Pengamatan Keterampilan Sosial

2. Alat, Bahan, dan Media

  1. Alat:
  2. Bahan:
  3. Media: tayangan naratif, ICT/LCD

I. Penilaian

a.  Teknik                          : Penugasan.

b.  Bentuk Penilaian          : 1. Pemahaman karakteristik (kognitif)

2. Tulis  (psikomotor)

3. Lembar observasi (afektif)

c. Lembar Penilaian, Kunci Penilaian, dan Pedoman penilaian: terlampir

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: